Exa, Mahasiswi Peternakan yang Raih Nilai Tertinggi di Ujian CoE Profesional Unggas

Exa

Jangan puas atas pencapaian yang didapat saat ini, karena masih banyak pencapaian yang harus diraih di hidup ini. Hal tersebut dikatakan oleh Exa Fazarrianti Mahasiswi Program Studi (Prodi) Peternakan Fakultas Pertanian-Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Ia berhasil meraih predikat nilai terbaik pada program CoE Profesional Unggas yang diadakan oleh Peternakan UMM dan bekerjasama dengan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI). Melalui jerih payahnya selama lima bulan magang dan pembelajaran intensif oleh para DUDI selama satu minggu, ia berhasil menyelesaikan kegiatan tersebut dengan predikat terbaik. “Jika ditanya perasaannya, tentu sangat bersyukur. Karena apa yang saya perjuangkan dan didukung oleh orang tua bisa tercapai saat ini,” ucapnya. Program di CoE Profesional Unggas Peternakan UMM merupakan program yang diselenggarakan untuk memfasilitasi mahasiswa belajar mengenai unggas dari beberapa DUDI secara langsung. Teaching farm merupakan program unggulan Peternakan UMM yang ditujukan untuk memberikan gambaran dan praktik langsung mengenai peternakan unggas. Kegiatan tersebut dijalankan setelah magang industri dan dihadiri oleh beberapa DUDI seperti PT. Charoend Pokphand Jaya Farm, PT. Jatinom Indah Farm, PT. Cipta Terang Unggul Farm, dan lain-lain. Selama kegiatan Teaching Farm, mahasiswa akan diajari praktik manajemen unggas, manajemen starter, grower layer, kesehatan unggas, dan lain-lain secara langsung dan didampingi oleh para DUDI. “Jadi, selama program ini, mahasiswa itu tidak hanya diajarkan teori di kelas, tapi juga ikut terjun ke kandang untuk menjalankan prosesnya secara langsung,” ucapnya. Mahasiswa juga tidak hanya diajari pemahaman mengenai unggas, namun juga pemahaman mengenai pendidikan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kritis terhadap suatu permasalahan. Mahasiswa dituntut untuk sanggup bekerja sebagai manajer di tempat ia menjalankan program magang industru dengan memberikan arahan kepada karyawan secara langsung. Sebagai informasi, Exa menjalankan program magang di PT. Jatinom Indah Farm divisi starter. Disitu, ia belajar mengenai persiapan kandang, biosekuriti kandang, manajemen kandang, manajemen pakan, dan lain sebagainya. Selama ia magang, ia lebih banyak mempelajari dan praktik secara langsung dengan didampingi oleh pihak manajer serta karyawan disana. Hasilnya terlihat ketika ia menjalani Ujian Kompetensi (UKOM) oleh DUDI dengan hasil yang terbaik. Nilai ukom tersebut nantinya akan dicantumkan pada sertifikat yang dapat digunakan untuk mempermudah masuk di dunia industri. Tips yang Exa bagikan untuk mencapai nilai terbaik adalah latihan pemahaman, mengerjakan soal, dan sering mengevaluasi hasil praktik maupun belajar. Ketika hal tersebut dikerjakan dengan tekun dan berulang, maka ilmu yang diajarkan oleh DUDI akan terserap dengan sempurna. Terakhir, harapannya melalui adanya CoE Profesional Unggas ini dapat menambah pemahaman mahasiswa dan semangat mahasiswa untuk berinovasi dan siap masuk ke dunia kerja setelah lulus.

Sosialisasi Peternakan UMM, Persiapkan Mahasiswa Sebelum Terjun Ke Dunia Industri

Peternakan UMM – Persaingan ketat dalam dunia karir menjelang 2025, membuat instansi pendidikan semakin gencar mempersiapkan peserata didiknya sebelum memasuki industri. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, mempersempit kesempatan kerja, sehingga diperlukan peserta didik yang memiliki pengetahuan teknologi dan inovasi yang tinggi. Menyikapi hal ini, Program Studi (Prodi) Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan sosialisasi kelas Center of Excellent (CoE) bagi angkatan 2022, pada 19 Desember 2024 lalu. Bayu Etti Tri Adiyastiti, selaku Ketua Prodi Peternakan, mengatakan bahwa menjelang tahun 2025 merupakan tahapan penting untuk memperiapkan diri sebelum masuk ke dunia kerja. “Dalam tahapan ini, mahasiswa perlu menggali peminatan yang sesuai dengan minat, bakat, dan cita-cita kedepannya. Peminatan yang tepat dapat membantu dalam perencanaan dan mencapai tujuan akademik serta karir kedepannya,” ujarnya. Tujuan utamanya adalah untuk mempersiapkan dan memetakan mahasiswa sesuai dengan kemampuan dan minatnya di dunia industri. Selain itu, sosialisasi ini juga bertujuan memperkenalkan CoE Profesional Unggas, CoE Profesional Ruminansia, dan pilihan kelas Entrepreneur atau kelas Regular yang dapat dikuti oleh mahasiswa. Pilihan Kelas Profesional Unggas Pada kelas Professional Unggas, mahasiswa akan diberi bekal materi maupun praktek mengenai bisnis unggas. CoE ini juga menghadirkan tawaran program magang bagi mahasiswa selama enam bulan pada mitra industri seperti PT. Jatinom Indah Agri, PT Charoen Pokphand Indonesia, PT Sanbe Farma, PTMensana, PT Sapta Karya Megah, dan PT Cipta Ternak Unggul Selama magang, mahasiswa akan diberi tanggung jawab mengurus 30.000 hingga 50.000 ayam dan 10-20 karyawan. Melalui praktek penerapan manajemen tersebut, diharapkan dapat mempersiapkan mahasiswa agar memperoleh kemampun yang mumpuni sebelum masuk di dunia industri. Output yang didapatkan pada CoE Unggas yaitu spesialisasi manajer farm pullet, manajer farm layer dan manajer breeding dan Hatchery. Kompetensi untuk Dunia Ruminansia Sementara itu, jika mahasiswa memiliki minat pada dunai ruminansia, mahasiswa peternakan dapat masuk pada kelas Professional Ruminansia. Pada CoE Ruminansia ini, mahasiswa akan dilatih untuk memiliki lima kompetensi seperti logistic pakan, intensive feedlot system, extensive feedlot system, intensive dairy system, dan extensive dairy system. Untuk mengakomodasi kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja serta memenuhi kriteria SKKNI level 6. CoE Ruminansia juga bekerjasama dengan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) seperti PT. Greenfields Indonesia, PT. Great Giant Livestock (GGLC), PT. Karyana Gita Utama (KGU), PT.Fajar Taurus Dairy Farm, Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Balai Embrio Ternak (BET) dan lainnya Pilihan Kelas Entreprenuer dan Reguler Begitu juga dengan mahasiswa yang tidak memiliki minat pada kedua CoE tersebut dapat mengikuti kelas Regular atau kelas Entrepreneur yang memiliki sistem pendidikan sama untuk mempersiapkan kemampuan mahasiswa untuk membuka usaha secara mandiri dan kemampuan analisis di laboratorium. Melalui kelas Entrepreneur dan Regular, mahasiswa akan dibekali materi-materi dari dosen yang memiliki kemampuan dalam bidangnya. Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai berbagai macam Program CoE (KPR dan KPU) dan pilihan kelas Entrepreneur dan Reguler. Selain itu, mahasiswa juga dapat lebih yakin dan siap untuk menentukan langkah selanjutnya sebelum masuk dunia kerja.