Berkenalan Dengan Deny, Mahasiswa Prodi Peternakan yang Mendapat Penghargaan Bebas Tugas Akhir

Sebagai wujud Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Program Studi (Prodi) Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) telah terapkan konversi bebas tugas akhir pada mahasiswanya. Ialah Deny Dwi Ariza, mahasiswa angkatan 2023 yang peroleh konversi bebas tugas akhir. Konversi bebas tugas akhir merupakan salah satu program kuliah pasti lulus yang dimiliki UMM. Mahasiswa yang berprestasi akademik maupun non akademik akan diberi penghargaan berupa konversi, seperti konversi mata kuliah, bebas tugas akhir, atau jenis konversi sesuai dengan prodi yang ditempuh. Beberapa ajang yang dapat dikonversi seperti program kreativitas mahasiswa (PKM), Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), olimpiade, kejuaraan internasional, dan penerbitan jurnal ilmiah bertaraf sinta atau scopus. Salah satu mahasiswa yang mendapat penghargaan tersebut adalah Deny, mahasiswa asal Malang yang berhasil membawa nama UMM pada ajang P2MW hingga menuju Kendari, Sulawesi Tengah untuk mengikuti KMI Expo yang diadakan di Universitas Halu Oleo akhir Oktober lalu. Sebagai gambaran, KMI Expo merupakan rangkaian kegiatan P2MW yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbud ristek). KMI Expo menjadi ajang pertemuan wirausaha mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk berkompetisi, memperkenalkan produk, dan membangun jaringan. Walaupun terhitung mahasiswa baru, Deny tak gentar untuk mengembangkan diri menjadi lebih baik. Hal ini terbukti dengan keaktifannya mengikuti kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Entrepreneur (BE). Deny mengatakan bahwa penghargaan yang ia peroleh merupakan hasil dari dukungan dari lingkungan sekitarnya. “Baik orang tua, teman, maupun dosen UMM memberikan saya banyak dukungan untuk saya berkembang hingga bisa lolos P2MW ini. Terlebih lagi, dukungan dari UMM melalui binaan mengenai bisnis, seminar bisnis, maupun melalui kegiatan seperti UKM sangat membantu saya dalam mengikuti ajang P2MW,” ucapnya. Dirinya dan tim mengangkat isu budidaya kambing perah yang mampu menghasilkan susu dengan kandungan omega-3 yang tinggi. Hal ini dikarenakan tingginya permintaan akan susu kambing, membuat Deny dan tim tergerak untuk mengolah susu kambing dengan kandungan lemak omega-3 yang tinggi. Selain aktif di bidang akademik, Deny juga memiliki cita-cita untuk menjadi seorang wirausahawan. Hal ini tercermin melalui usaha puyuh petelur yang sempat terhenti di 2018 dan ia dirikan kembali sejak 2021. Berbekal pengalamannya, ia berhasil menciptakan usaha puyuh petelur dengan produk telur unggulan dan hasil samping berupa pupuk kandang komersil. Ia berharap, nantinya setelah menempuh pendidikan tinggi, ia ingin agar apa yang didapatkan selama kuliah dapat menjadi bekalnya untuk mengembangkan bisnisnya dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. “Saya teringat salah satu perkataan pebisnis tanah air bahwa saya tidak mau pengalaman yang didapat dari pendidikan hanyut dan terkubur saja. Maka dari itu, saya ingin mewujudkan apa yang saya dapat melalui UMM dengan mengembangkan relasi dan bisnis yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” tandasnya mengakhiri.
Perkuat Kolaborasi Akademik, Prodi Peternakan UMM Gelar Kuliah Tamu dan Sarasehan Alumni

Prodi Peternakan UMM adakan kuliah tamu dan sarasehan alumni dalam rangka memperkuat jejaring dan membangun sinergi dengan dunia industri. Peternakan UMM – Program Studi (Prodi) Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali gelar kuliah tamu dan sarasehan alumni pada 21 November 2020. Acara ini bertujuan menjalin silaturahmi antara mahasiswa, dosen dan alumni, serta dirikan jejaring guna untuk dukung implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Prodi Peternakan. Kegiatan ini terlaksanakan secara luring di Ruang Sidang Fakultas Pertanian Peternakan UMM dan daring melalui Zoom meeting serta YouTube. Kuliah tamu dan sarasehan alumni ini bertema ‘Menjalin Silaturrahmi dan Membangun Jejaring Alumni, Sinergi Akademik Mewujudkan Merdeka Belajar Kurikulum Merdeka (MBKM) di Prodi Peternakan’. Kagiatan tersebut hadirkan tiga pembicara alumni yang berkompeten dari berbagai bidang, yaitu pemerintahan, praktisi, dan akademisi. Adapun para pembicara tersebut adalah: Bapak Yude Maulana, alumni bidang pemerintahan dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Bapak Slamet Supriyadi, alumni bidang praktisi, Head Area Malang pada PT. Semesta Mitra Sejahtera. Bapak Ali Mahmud, alumni bidang akademisi dan Dosen Peternakan UMM. Acara ini diikuti oleh mahasiswa Prodi Peternakan UMM dari berbagai angkatan, dosen, serta para alumni yang turut serta dalam diskusi dan berbagi pengalaman. Sambutan Kaprodi Asmah Hidayah selaku Ketua Program Studi Peternakan UMM, awali acara dengan laporan mengenai pentingnya silaturahmi antara alumni, mahasiswa, dan dosen. Beliau harap acara ini dapat kuatkan jejaring alumni dan tingkatkan kualitas kurikulum Prodi Peternakan UMM agar lebih relevan dengan perkembangan dunia industri. “Kami sangat berharap alumni dapat memberikan masukan mengenai kurikulum dan materi praktikum, agar mahasiswa kami siap menghadapi dunia kerja,” ungkapnya. Lebih lanjut, Asmah menjelaskan sejarah singkat Prodi Peternakan UMM yang semula berada di bawah Fakultas Peternakan dan pada tahun 2006 bergabung dengan Fakultas Pertanian Peternakan UMM. Penggabungan ini bertujuan untuk menciptakan integrasi antara bidang peternakan dan pertanian (agrokompleks). Motivasi Untuk Mahasiswa Yude Maulana sebagai pembicara utama, lanturkan motivasi peserta dengan berbagai cerita inspiratif. Ia sampaikan bahwa meskipun pandemi, mahasiswa harus tetap semangat dan optimis. “Saya ingin menyampaikan bahwa alumni Prodi Peternakan UMM telah tersebar di berbagai bidang, dan mereka mampu menempati posisi strategis,” ujarnya. Ia garisbawahi pentingnya menjaga hubungan baik dengan dosen dan tidak menunda pekerjaan. Yude berpesan kepada mahasiswa untuk tetap lindungi integritas dan terus belajar tanpa henti, serta cermati pesan moral untuk selalu berbagi rejeki dengan orang lain. “Jangan pernah mengecewakan orang tua, jadikan dosen sebagai partner diskusi, dan hindari gaya hidup konsumtif,” tambahnya. Wirausaha dan Dunia Kerja Slamet Supriyadi sebagai pembicara kedua, berbagi pengalaman seputar dunia kerja di perusahaan peternakan. Bersaing di dunia kerja, mahasiswa peternakan harus memiliki mental yang kuat dan integritas. “Kejujuran dan loyalitas adalah kualitas utama yang dicari perusahaan,” ujarnya. Slamet yang berkarir di dunia praktisi juga mendorong mahasiswa untuk berwirausaha. Menurutnya, berwirausaha akan luncurkan peluang lebih besar terhadap manfaat kepada masyarakat. Kisah Sukses dari Alumni Akademisi Sebagai pembicara ketiga, Ali Mahmud tuturkan motivasinya kepada mahasiswa untuk selalu percaya diri meski menghadapi keterbatasan. “Keterbatasan ekonomi saya dulu justru menjadi motivasi untuk belajar lebih giat dan mewujudkan impian saya,” ungkapnya. Ia juga mengingatkan bahwa kunci kesuksesan dalam usaha adalah memberikan nilai tambah pada produk. Ali menutup sesi dengan pesan untuk tetap rendah hati meskipun telah mencapai kesuksesan. “Tetap low profile dan high profit,” pesannya. Kuliah tamu dan sarasehan alumni ini menjadi momen penting bagi Prodi Peternakan UMM untuk semakin mempererat hubungan antara mahasiswa, alumni, dan dunia industri. Diharapkan, acara ini dapat terus mendorong mahasiswa untuk lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja dan berperan aktif dalam pembangunan sektor peternakan.