Kembangkan Kualitas Pedet, Prodi Peternakan UMM Luncurkan Pelatihan Pakan Fungsional di Pasuruan

Peternakan UMM – Prodi Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM UMM) mengadakan pelatihan pakan fungsional. Pelatihan ini ditujukan untuk pedet di Kelompok Ternak ‘Lembu Rejo’ Dusun Kasurejo, Desa Gunungsari, Beji, Kabupaten Pasuruan. Acara tersebut diselenggarakan pada Kamis, 23 Desember 2021. Pelatihan ini diikuti oleh 50 peternak sapi potong yang tergabung dalam kelompok ternak ‘Lembu Rejo’. M. Syaifi sebagai Kasi Pakan dan Teknologi Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan hadir sebagai tamu undangan. Ali Mahmud praktisi sekaligus Dosen Peternakan UMM yang memberikan penjelasan tentang pengolahan pakan untuk pedet. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk memperkenalkan manajemen pemeliharaan pedet yang lebih baik. Teknologi pakan seperti Calf Milk Replacer (susu pengganti) dan Calf Starter (konsentrat pertama untuk pedet) diadopsi untuk meningkatkan kualitas pemeliharaan. Pakan-pakan ini telah diuji coba di kandang percobaan Prodi Peternakan UMM dan memberikan hasil yang optimal untuk perkembangan pedet. Ali Mahmud menjelaskan pentingnya pemberian kolustrum (susu pertama) pada pedet baru lahir sebagai faktor utama untuk menunjang daya tahan tubuh tebet. Selain itu, penyapihan yang cepat juga menjadi fokus utama untuk induk bisa segera dikawinkan lagi. Ia jelaskan bahwa tahapan pemberian pakan kepada pedet berdasarkan umur untuk mendukung tumbuh kembang yang sehat. Pelatihan ini mendapat sambutan positif dari peternak. Mereka sangat antusias untuk mengimplementasikan inovasi pakan fungsional tersebut dalam upaya meningkatkan kualitas produksi pedet mereka. Ali Mahmud berharap Dinas Peternakan terus mendukung implementasi hasil penelitian dan inovasi di peternakan rakyat. Dukungan ini penting untuk kemajuan sektor perunggasan di daerah.

Tim Pendiri dan Pembina KPU Kolaborasi untuk Kembangkan Industri Unggas Professional

Peternakan UMM – Program Studi Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) selenggarakan Sarasehan antara Tim Pendiri dan Pembina Kelas Professional Unggas (KPU). Acara ini berlangsung di Amarta Hills Hotel & Resort. Acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB ini bertujuan menyempurnakan kurikulum KPU yang telah berjalan sejak 2018. Abdul Malik sebagai Koordinator KPU, berkata bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meninjau dan meningkatkan kualitas kurikulum KPU. Program ini dirancang untuk mencetak tenaga profesional di bidang perunggasan. Dalam program ini, mahasiswa semester 6 akan mengikuti magang selama 6 bulan di industri dengan pengajaran dari praktisi industri terkait Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari mitra industri Prodi Peternakan UMM, seperti PT. Jatinom Indah Farm (JIF), PT. Charoen Phokpand (CP), PT. Sanbe, PT. Mensana, dan PT. Sapta Karya Megah (SKM). Fauzan sebagai Rektor UMM, turut tuturkan pentingnya kolaborasi antara dunia industri dan dunia pendidikan. Kolaborasi ini bertujuan untuk mewujudkan tenaga profesional yang siap kerja. Hidayaturrahman sebagai CEO PT JIF, memberikan masukan terkait evaluasi KPU, terutama pada performa Batch 1 dan 2. Untuk batch kedua, mahasiswa diberikan kesempatan untuk memegang langsung tanggung jawab kandang sebagai supervisor, dengan pendampingan dari ahli industri. Pembahasan mengenai Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) juga menjadi topik penting dalam acara ini. Berdasarkan PermenDikBud No.3 Tahun 2020, 1 semester dengan 20 SKS. Hal ini memungkinkan mahasiswa KPU lulus dalam waktu 3,5 hingga 4 tahun tanpa keterlambatan akibat magang industri. Sarasehan ini menegaskan komitmen Prodi Peternakan UMM dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kerja sama dengan industri. TTujuannya adalah menciptakan lulusan yang siap terjun ke dunia kerja dengan keterampilan yang relevan.